Minggu, 04 Desember 2011 - 0 komentar

Remote Control Bertenaga Surya

Remote control. Apa yang ada dipikiran sobat ketika membayangkan benda ini? Sebuah benda berteknologi berukuran agak panjang dan tipis yang memiliki banyak tombol, serta menggunakan dua buah baterai untuk mengendalikan sebuah pesawat televisi. Tapi apa jadinya jika benda yang ada dipikiran sobat tersebut tidak memiliki baterai dan tombol layaknya seperti yang sobat biasa gunakan? Tentunya tidak bisa digunakan alias hanya akan menjadi benda yang berada diantara tumpukan sampah dirumah sobat. Tapi tidak demikian halnya dengan remote control yang satu ini. Sebuah remote control yang dikembangkan oleh Murata, perusahaan tekonologi asal Jepang yang bekerjasama dengan Universitas Kansai ini tidak mengharuskan penggunanya memencet tombol. Waw... Menambah daftar teknologi terbaru yang akhir-akhir ini bermunculan.

Remote Control Bertenaga Surya

Remote control yang menggunakan perangkat yang diberi nama Leaf Grip ini mampu mengendalikan pesawat televisi ataupun perangkat elektronik lain dengan membengkokkan dan menggerakkan remot dengan berbagai cara.

Sebuah alat yang diklaim sebagai puncak hubungan manusia dengan mesin ini memiliki desain konseptual baru dan mempunyai spesifikasi lintasan sensor pada kedua ujung kutub yang dihubungkan dengan sebuah plat yang terbuat dari film Pizoelektrik. Film tersebut terbuat dari bahan Kristal yang mampu menghasilkan aliran listrik. Ia juga dapat mendeteksi seperti gerakan.

Remote control ini menggunakan pigmen untuk mengosongkan elektron saat remot menerima cahaya dan dirakit dengan sebuah sel fotovoltaik yang mengubah cahaya ke listrilk untuk mengganti fungsi baterai. Sel fotovoltaik terletak bagian paling dalam, dengan diapit oleh film Piezoelektrik. Fotovoltaik merupakan panel aplikasi tenaga surya yang mampu menghasilkan aliran listrik. Untuk mencari saluran TV, remote cukup dibelokkan. Untuk mengatur volume, cukup bengkokkan remote.

Remot ini menggunakan sebuah pengembangan baru dari film pizoelektrik yang sangat transparan, organik dan bebas dari pyroelektrik, tanpa betarai.

Menurut jadwal, Murata akan melakukan ujicoba pada remote control ini selama eksibisi CEATEC Japan 2011, bulan depan. Ada yang berminat ke negeri 'Sakura' untuk melihat uji coba ini?

0 komentar:

Posting Komentar